Cerita Sex: Tante Montok Diperkosa

Tante Betsy, wanita setengah baya yang masih lumayan seksi. Sudah dari waktu yang lama ia menjadi sasaran untuk “digoyang” oleh keponakannya sendiri, Budi. Budi yang berasal dari Bandung, sudah hampir lima tahun tinggal dirumah tante Betsy, karena ia kuliah di Jakarta.
Dan sudah lima tahun itu juga tante Betsy menjadi fantasi seks-nya dikala ia bermasturbasi. Seringkali ia mengambil pakaian dalam tante Betsy dari bak pakaian kotor yang terletak di dalam kamar mandi. Bh dan korset tante Betsy merupakan primadona Budi dalam bermasturbasi.

Setiap kali bermasturbasi ia selalu menumpahkan airmaninya dicelana dalam maupun bh tante Betsy. Bahkan tidak jarang ia mengambil celana korset tante Betsy yang sudah dicuci bersih, dan dengan sengaja memuntahkan spermanya di bagian selangkangan celana dalam tersebut, ataupun berkali-kali berejakulasi di cup bh tante Betsy hingga berhari-hari, kemudian ‘benda-benda tersebut’ dikembalikannya ketempat semula. Dan berharap tante Betsy segera memakai ‘perabotannya’ tersebut.
Tidak jarang juga Budi mencoba mengintip tante Betsy pada waktu tidak ada orang dirumah tersebut. Melalui lubang kunci pintu kamra tante Betsy, Budi sering kali melihat tubuh montok tante Betsy tanpa busana, ataupun hanya dibalut pakaian dalamnya saja.

Dan biasanya aksi pengintipan tersebut diakhiri dengan beronani memakai pakaian dalam tante Betsy dikamarnya.
Budi sering kali mengumpulkan airmaninya ketika selesai beronani didalam cangkir kecil, dan disimpannya didalam kulkas kecil yang ada dikamarnya. Ketika cangkir tersebut sudah hampir penuh, ketika tidak ada orang yang melihat, ia mencampurkan ‘airmani basi’ tersebut kedalam soup atau pun minuman yang biasa disediakan untuk tante Betsy. Bahkan pernah juga ia mencampurkan spermanya sebanyak dua sendok makan kedalam hamburger yang disediakan untuk tante Betsy. Dan secara diam-diam Budi menyaksikan tante Betsy menikmati santapannya plus airmani miliknya didalam makanan tersebut. Dan biasanya libido Budi langsung tinggi, dan cepat-cepat ia beronani dikamarnya.

Makin lama Budi makin tidak tahan setiap kali melihat tubuh tante Betsy yang masih sintal itu, maka timbullah niat jahatnya untuk memperkosa tante Betsy. Berhari-hari ia merencanakan hal tersebut, dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkannya.
Obat bius pun sudah dipesannya dari seorang teman yang entah dapat dari mana.
Maka pada malam hari itu ia mengajak teman-temannya untuk mengerjai tante Betsy disalah satu rumah temannya yang sedang kosong.

Teman-teman Budi yang memang rata-rata maniac seks pun ikut bergairah mendengar rencana tersebut. Maka terkumpullah teman-teman Budi sebanyak dua puluh lima orang. Dua puluh orang menunggu dirumah kosong, lima orang lagi bertugas menculik tante Betsy, termasuk Budi. Maka pada hari itu mereka seharian mengikuti kemanapun tante Betsy pergi, hingga pada malam hari kesempatan itu datang juga.

Ketika tante Betsy sedang menunggu lift diparkiran basement salah satu restaurant, Empat orang teman Budi pun ikut mengantri lift dengan tante Betsy. Ketika tante Betsy lengah, salah seorang langsung mengeluarkan saputangan yang sudah ditetesi kloroform cukup banyak, dan dengan cepat dibekapkan kehidung dan mulut tante Betsy, yang seketika itu juga langsung pingsan, dan keempat teman Budi langsung membopong tante Betsy masuk kedalam minibus yang sudah menunggu didepan lift tersebut.

Hampir satu jam mereka baru sampai kerumah kosong tersebut, dan langsung memasukkan mobil kedalm garasi. Tante Betsy pun langsung digotong-gotong beramai-ramai kedalam ruang tamu. Dalam keadaan masih tidak sadar, tante Betsy didudukkan dikursi sofa. Dan tanpa komano lagi mereka bergantian meraba-raba serta meremas-remas tubuh tante Betsy. Pakaian tante Betsy yang berupa baju terusan hingga sebatas mata kaki pun dilucuti dengan tidak sabar, hingga akhirnya tinggal bra dan celana dalam saja yang menempel ditubuhnya.

Gunung kembar tante Betsy merupakan menu utama untuk ‘diobok-obok’ oleh Budi dan teman-temannya. Beberapa tangan dengan brutalnya bergantian berada dibalik bh tante Betsy yang berupa long torso tersebut. Cup bh yang berukuran 36B itu pun akhirnya dibetot kebawah hingga gunung kembar yang masih sintal itu tersembul keluar. Beberapa orang langsung bergantian mengisap-isap kedua putting susu tante Betsy, sambil sesekali meremas-remas ‘kontainer susu’ tante Betsy tersebut. Salah seorang teman Budi menggunting bagian selangkangan celana dalam tante Betsy, dan dengan sangat bernapsu tante Betsy dipindahkan ke matras dan langsung saja diantri beramai-ramai.

Budi mendapat giliran pertama menyetubuhi tante Betsy, sedangkan yang lain sambil menunggu giliran memain-mainkan batang penisnya diwajah tante Betsy yang masih terlihat cantik itu. Mulut tante Betsy dibuka paksa dan dua batang penis sekaligus masuk dan berusaha bergerak keluar masuk sebisa-bisanya sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasanya bagi pelakunya. Satu batang penis panjang dan besar milik Heri melintang dari atas dahi hingga diatas hidung tante Betsy, dan Heri pun dengan semangat 45 menggosok-gosokkan batang penisnya maju mundur dengan cepat.

Vagina tante Betsy yang masih lumayan ‘kenceng’ itu pun nonstop digunakan untuk memuaskan napsu Budi dan teman-temannya. Setengah botol baby oil sudah habis digunakan sebagai pelicin batang penis Budi dan teman-temannya. Batang Penis Budi dengan lancarnya keluar masuk vagina tante Betsy, membuat teman-teman yang lain menjadi tak sabar menunggu giliran. Tante Betsy yang tak sadarkan diri itu sudah hampir dua jam dikerjain para sex maniac tersebut dengan berbagai aktivitas sex yang aneh-aneh. Berbagai pose bugil tante Betsy diabadikan oleh Bambang dengan digital camera serta handycam, mulai dari oral sex hingga persetubuhan massal.

Hingga akhirnya adegan climak berejakulasi pun siap diabadikan. Budi mangambil kacamata baca dari tas tante Betsy, kemudian memakaikan kaca mata tesebut diwajah tante Betsy yang cantik itu. Dan keduapuluh enam orang tersebut mulai bergantian berejakulasi diwajah tante Betsy. Dimulai dengan giliran pertama oleh Budi ‘sang pencinta tante Betsy’. Budi dengan cepat mengeluar-masukkan batang penisnya dimulut tante Betsy yang seksi itu hingga akhirnya saat berejakulasi ia mengocokkan penisnya tesebut tepat diatas wajah tante Betsy dan airmanipun muncrat berantakan diseluruh wajah tante Betsy berupa garis-garis lurus putih kental hingga mengenai kacamata tante Betsy.

Heri, Hendra, Feri dan Faisal berlutut diatas wajah tante Betsy dari empat penjuru dan tisak sampai semenit airmani mulai bermuncratan secara bergantian membasahi wajah dan leher tante Betsy dengan begitu derasnya. Lima orang teman Budi yaitu Tumpal, Ade, Erik, Udin dan Ucok memilih berjakulasi dimulut tante Betsy, dan merekapun tidak sampai lima menit lima menit sudah memindahkan isi kantung buah sakar mereka kemulut tante Betsy, hingga luber hampir keluar dari mulut seksi tersebut.

Udin pun menggerak-gerakkan mulut dan wajah tante Betsy hingga sedikit demi sedikit ‘air peju’ tersebut tertelan oleh tante Betsy. Sedangkan yang lainnya melakukan hal yang pada tante Betsy. Beberapa orang bergantian menjepitkan batang penisnya diantara kedua gunung kembar tante Betsy yang montok itu. Beberapa tetes baby oil diteteskan didada tante Betsy sebagai pelicin, yang membuat para lelaki tersebut mundur maja tak karuan, sementara penis mereka dengan lancarnya ikut bergerak mundur maju pula disela-sela gunung kembar tante Betsy yang sedang diremas-remas, dan akhirnya hanya beberapa menit saja batang kejantanan mereka berjantian muncrat diantara gunung kembar tante Betsy hingga bertetesan membasahi bh yang masih membalut tubuh tante Betsy itu.

Sementara itu yang lainnya bergantian berejakulasi diwajah dan mulut tante Betsy yang dibuka paksa dengan sebuah alat pengganjal sehingga tidak dapat dikatupkan. Air mani bermuncratan diwajah tante Betsy dan sebagian lagi masuk kedalam mulutnya. Bahakan beberapa orang teman Budi, termasuk Budi berejakulasi hingga tiga kali diwajah tante yang cantik itu karena saking napsunya.
Selesai pemerkosaan tersebut, tante Betsy yang masih belum sadarkan diri itu dibersihkan oleh beberapa orang. Muka tante Betsy yang blepotan sperma hanya diseka dengan celana dalam Budi yang kemudian disumpalkan kedalam mulut tante Betsy. Rambut tante Betsy yang berantakan disisir rapi kembali, dan kacamatanya yang kotor karena airmanipun dibersihkan dan dipakaikan kembali, hingga akhirnya tante Betsy bersih seperti sedia kala.

Tante Betsypun akhirnya siuman sementara jam sudah menunjukkan pukul satu malam, dan betapa kagetnya ia ketika melihat dirinya hanya memakai bra dan celana dalam korsetnya yang sudah putus dibagian selangkangan dan lebih kaget lagi melihat Herman dengan ganasnya menyetubuhi tante Betsy sedari tadi. Batang penisnya keluar masuk dengan lancar sementara yang lainnya dengan wajah ditutup sarung kepala menonton sambil mengocok penis masing-masing.

Budi dan teman-temannya terpaksa memakai sarung penutup kepala karena takut dirinya diketahui oleh tante Betsy. Sekali lagi mereka mengerjai tante Betsy sebelum subuh tiba. Batang penis satu persatu bergantian mengocok vagina tante Betsy, sementara itu seperti biasa yang lainnya merem melek memaksa tante Betsy mengisap serta mengulum penis mereka. Bahkan mereka bergantian memaksa tante Betsy mengulum-mgulum sepasang buah sakar mereka sambil menekan-nekan wajah tante Betsy diselangkangan mereka itu hingga akhirnya keduapuluh enam orang itu kembali berejakulasi bersama-sama.

Satu persatu dari mereka kembali memuncratkan spermanya diwajah dan mulut tante Betsy. Salah seorang mengambil segelas airmani dingin dari kulkas dan memaksa siseksi tante Betsy untuk menelan air mani tersebut sambil mengunyah-nguyah airmani tersebut terlebih dahulu sampai habis.

Airmani yang bertetesan diwajah tante Betsy disendoki dan dicekoki kemulut tante Betsy hingga bersih. Selesai ‘mandi peju’ tante Betsy kembali dirapihkan dan dipakaikan bajunya kembali, namun celana korset dan bh nya dicopot dari tubuhnya untuk kenang-kenangan buat mereka. Sebagai gantinya mereka memaksa tante Betsy memakai celana dalam G-String berwarna merah yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sedangkan gunung kembar tante Betsy dibiarkan bergelayutan tanpa bh, hingga putting susu tante Betsy mencuat kedepan. Tante Betsy diturunkan ditengah jalan dekat rumahnya, kemudian mereka pergi begitu saja.

Komentar Facebook

Tidak ada komentar "Cerita Sex: Tante Montok Diperkosa"

Poskan Komentar

Google+ Followers